Interaksi Manusia dan Komputer : Perangkat Keras Komputer


Pada tugas Interaksi Manusia dan Komputer sebelumnya kita telah mengetahui definisi interaksi manusia dan komputer, serta apa apa saja yang mendasari adanya pembahasan tentang Interaksi Manusia dan Komputer ,disiplin ilmunya sampai dengan tujuan dari mata kuliah softskill ini ,kita juga membahas mengenai hubungan antara manusia dengan hardware ( bagaimana cara menggunakannya / cara yang paling mudah dalam menggunakannya ) maupun software computer ( bagaimana user dapat lebih mudah menggunakannya ) atau dapat dikatakan bagaimana cara seorang pendesain computer meminimalisasi kesulitan dalam menggunakan perangkat computer. Tugas ini akan membahas lebih dalam lagi tentang perangkat kerasnya yang berhubungan langsung secara fisik dengan manusia , Walaupun banyak manfaat yang diperoleh dari pengunaan komputer, namun belum banyak yang menyadari dampak atau masalah yang ditimbulkan dari penggunaan komputer. Masalah yang dimaksud disini adalah penyakit-penyakit yang lama secara terus menerus.

banyak penelitian disimpulkan bahwa pengguna komputer dapat menderita nyeri kepala, nyeri otot dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, serta pinggang bagian bawah. Selain itu, penggunaan komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah/berair, nyeri, dan bahkan gangguan penglihatan.

Berikut ini komponen komputer yang penggunaannya dapat menimbulkan permasalahan kesehatan dikarenakan salah penggunaan atau terlalu lama dalam menggunakan komponen komputer tersebut, antara lain monitor, keyboard, dan mouse

Manusia dan Monitor

Media output untuk menampilkan/memperlihatkan informasi sehingga dapat dibaca dan diketahui oleh manusia. Monitor atau dengan istilah lain disebut VDU (Video Display Unit),  merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu unit komputer. Bagian monitor  inilah yang paling sering kita pandang bila kita memakai komputer.  Fungsi monitor adalah memperagakan data atu proses yang terjadi dalam CPU secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU (Central Processing Unit)  dikonversikan oleh suatu “ Adapter Vide / Video board “ dari data yang digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor.

Monitor yang memakai sistem CRT (Cathode Ray tube) bekerja dengan cara memancarkan elektron-elektron . Elektron-elektron ini menyapu layar dari kiri ke kanan dengan jalur-jalur dari atas ke bawah dalam pola yang disebut “raster” CRT atau yang lebih umum disebut  Tabung Sinar Katoda merupakan tabung pembungkus  yang dibuat dari kaca dan mengandung satu susunan penembak elektron dan mengeluarkan berkas-berkas elektron yang diarahkan pada layar fluoresen. Bila berkas tersebut terkena cahaya, maka layar mengeluarkan sinardengan gelombang yang lebih panjang.  Pancaran – pancaran elektron ini menimbulkan cahaya yang terang. Bergantung intensitas pancaran elektron tadi. Cahaya ini sangat cepat menghilang. Untuk itu pancaran elektron harus tetap menyapu layar secara teratur untuk mempertahankan banyangan yang terjadi. Ini biasa disebut penyegaran ulang atau “refresh’ layar. Monitro umumnya memiliki laju penyegaran (vertical scan rate) 60 hertz, yang maksudnya layar disegarkan kembali sebanyak 60 kali per detik.  Jika laju penyegaran rendah, maka akan mengakibatkan layar tampak berkedip-kedip. Hal ini akan cepat melelahkan mata kita, maka sebaliknya kita memakai monitor dengan “vertical scan rate” 70 hertz ke atas sudah cukup baik untuk digunakan.

Monitor komputer menghasilkan beberapa jenis radiasi, yang kesemuannya tidak dapat diinderai oleh panca indera kita. Adapun gelombang-gelombang dan radiasi yang dihasilkan oleh sebuah monitor diantaranya :

(1)  Sinar – X

(2)  Sinar Ultraviolet

(3)  Gelombang Mikro

(4)  Radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendah

(5)  Radiasi elektromagnetik frekuensi amat sangat rendah

Efek Radiasi Monitor CRT ( tabung ) Terhadap Kesehatan

Gangguan kesehatan yang dicurigai disebabkan oleh radiasi VDU, antara lain:

1 . Kelelahan Mata, Sakit Kepala, Sakit Leher, dan Sakit Bahu.

2 .Dermatitis

Kelelahan Mata, Sakit Kepala, Sakit Leher, dan Sakit Bahu.

Radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan  monitor komputer bisa menggannggu kesehatan. Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa radiasi monitor komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya. Kebanyakan gejala yang dikeluhkan responden adalah soal kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit leher atau sakit bahu.

Dermatitis

Merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terbukti diakibatkan oleh radiasi VDU secara langsung. Tjon dan Rycroft melakukan penelitian pengaruh radiasi VDU pada kulit muka. Hasil penelitian mereka mengatakan bahwa salah satu akibat dari radiasi adalah kemerahan pada kulit muka. Hal ini akan terjadi setelah seorang operator bekerja selama 2-6 jam dan pada tempat yang tingkat kelembabannya rendah. Setelah kemerahan, kemudian terjadi pengelupasan kulit ari dan timbulnya
benjolan pada kulit.

Dermatitis ini akan terjadi akibat adanya medan magnet antara monitor dengan operator. Medan elektromagnet menyebabkan  partikel-partikel yang melayang diudara menempel pada kulit, sehingga menimbulkan iritasi pada kulit. Karena yang berhadapan langsung pada layar monitor adalah bagian muka, mata. Muka lebih sering mengalami iritasi. Timbunan elektrostatik ini dapat  menyebabkan pipi merah sehabis memakai monitor.

Bagaimana Cara Kita Melindungi Kesehatan Dari Bahaya Penggunaan perangkat komputer

Adapun beberapa pencegahan dan penanggulangan dari dampak penggunaan monitor tersebut, yaitu diantaranya sebagai berikut:

a     Pakai pelindung layar komputer (filter) untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer.

b     Pilih layar komputer yang radiasinya rendah, seperti layar LCD (liquid crystal display).

c     Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor. Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm.

d     Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata.

Posisi monitor jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher. Selain itu, jika monitor terlalu tinggi dari pandangan mata maka akan menggangu pasokan udara yang disuplai ke otak. Sebaiknya layar monitor diposisikan sejajar dengan pandangan mata.

Menurut American Optometric Association (AOA), seperti dilansir Rctimes, untuk mencegah kelelahan mata sebaiknya tempatkan monitor dengan posisi yang ergonomis. Monitor harus ditempatkan pada posisi 16-30 inci dari mata, tergantung seberapa besar layar. Umumnya posisi yang nyaman untuk menatap monitor adalah 20 hingga 26 inci.

e     Sesuaikan pencahayaan monitor dengan kenyamanan mata.

Brightness (kecerahan) yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata. Pencahayaan yang terlalu terang akan membuat mata menjadi silau, sedangkan pencahayaan yang terlalu buram hanya dan membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah. Untuk itu, cobalah sesuaikan brightness dan contrast monitor hingga mata Anda bisa melihat dengan nyaman. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan resolusi dengan karakter di monitor agar dokumen-dokumen mudah dibaca mata.

f     Istirahatkan mata sejenak.

Jangan terus menerus menatap layar monitor. Usahakan sediakan waktu beberapa menit untuk mengendorkan dan mengistirahatkan mata Anda. Ini akan mengurangi kepenatan mata dan otot. Segarkan mata dengan cara memandang ke ruangan lain atau memandang indahnya langit biru atau tanaman hijau.

g     Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering. Jarang mengedipkan mata akan membuat mata menjadi kering. Karena itu sering-seringlah mengedipkan mata, karena dengan berkedip maka mata akan mengeluarkan air mata yang akan menyebar ke seluruh permukaan kornea untuk menjaga mata tetap lembab dan jernih.

h     Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer. Seperti pernah diberitakan, ahli masalah mata (Optometrist) Dr. Jay Schlanger mengatakan beberapa perusahaan kini mulai membuat lensa yang bagian atasnya dirancang untuk melihat komputer, dan bagian bawahnya untuk membaca. Pengguna lensa kontak juga punya solusi, yaitu dengan mengganti lensa kontak generasi baru yang terbuat dari silikon hydrogel. “Silikon jenis ini memungkinkan daya transmisi oksigen yang lebih tinggi dibanding jenis lain,” ungkap Schlanger.

i     Perbanyak konsumsi vitamin A agar mata tetap dalam kondisi baik.

j  Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata Anda benar-benar sehat.

Manusia dan Keyboard

Papan ketik atau Keyboard adalah peranti untuk mengetik atau memasukkan huruf, angka, atau simbol tertentu ke perangkat lunak atau sistem operasi yang dijalankan oleh komputer.

Papan ketik / keyboard terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang telah diatur sebelumnya.

Ada berbagai jenis tata letak tombol pada papan ketik. Akan tetapi, yang paling populer dan umum digunakan adalah tata letak QWERTY, meniru sistem tata letak mesin ketik.

Dampak Penggunaan Keyboard

Kita harus waspada pada penggunaan keyboard pada waktu yang lama dapat menyebabkan cedera pada pergelangan tangan akibat gerakan yang berulang-ulang  yang dapat merusak jaringan saraf yang halus pada telapak dan pergelangan tangan. Pada beberapa kejadian, cedera seperti ini berakibat serius dan memerlukan operasi untuk perbaikannya.

Penelitian menunjukan bahwa posisi keyboard merupakan salah satu faktor penyebab carpal tunnel syndrome atau nyeri otot dan persendian. Penyebab nyeri otot dan tulang yang disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan  jari-jari tertentu saja dalam waktu yang lama. Hal ini terutama apabila sedang bermain game. Beberapa bentuk keyboard yang pernah diciptakan yang memungkinkan menjadi penyebab carpal tunnel syndrome, yaitu: QWERTY, DVORAK ,KLOCKENBERG

Pencegahan

Untuk mencegah masalah seperti ini, disediakan ergonomic keyboard. Ergonomic keyboard seperti yang dikeluarkan Microsoft dengan nama natural keyboard, menempatkan susunan hurufnya sedemikian rupa sehingga posisi pergelangan tangan kita tetap lurus pada saat kita mengetik.

Manusia dan Mouse

Mouse tentu menjadi satu perangkat yang memudahkan para pengguna komputer saat bekerja. Dengan alat hasil temuan Douglas Engelbart pada tahun 1963 ini — dan awalnya diberi nama bug, maka orang akan lebih leluasa menjelajah setiap sudut monitor.

Namun dengan semakin dekatnya hubungan manusia dan komputer dalam berbagai aspek kehidupan, penggunaan mouse sendiri bisa menimbulkan rasa sakit, terutama pada bagian lengan. Hal ini didasarkan pada beberapa studi yang dilakukan, misalnya oleh Dr. Chris Jensen dan rekannya dari The National Institute of Occupational Health, Kopenhagen, yang menemukan bahwa mereka yang menggunakan komputer selama 3-4 jam dengan lebih dari 100 klik akan mengalami risiko paling tinggi atas sejumlah masalah di tangan atau pergelangan.

Meski dalam riset itu jenis mouse dalam hubungannya dengan rasa sakit tidak ikut diteliti, akan tetapi sikap, perlakuan orang pada mouse, dan posisi duduk yang baik menjadi hal yang sejak dulu dinilai dapat mencegah timbulnya rasa sakit tadi. Untuk itu, bagi yang sering berinteraksi dengan perangkat tersebut, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

A . Pegangan pada Mouse

Menggunakan mouse yang kecil dapat membuat  lelah, karena bentuknya yang kecil seluruh permukaan telapak tangan kita tidak menyentuh punggung mouse hal ini menyebabkan jari jari  cepat lelah dan pegal, karena jempol dan kelingking menahan dan menggerakan mouse. Pilihlah mouse yang nyaman untuk dipegang, seluruh permukaan tangan kita dapat memegang bersandar dan kita menggerakanya pun lebih mudah

B . Pergerakan Mouse dari siku

Menggerakan mouse dengan menggunakan siku adalah cara yang baik, karena semua pergerakan di titik tumpukan melalui siku tangan, ini akan meringankan pergelangan tangan  dalam bekerja.

C . Posisi Mouse yang optimal

Untuk memegang mouse, bentuk posisi yang nyaman adalah tangan sejajar atau sedikit berada di atas meja posisinya daripada mouse sehingga dengan begitu kita tidak menggantung tangan kita dengan meja dan menghindari tangan kita untuk menekuk secara terus menerus.

D . Jaga pergelangan tangan

Letakan pergelangan tangan di sebuah meja yang datar, Anda akan melihat setelah bagian telapak tangan Anda di bagian pergelangan tangan akan anda temukan sebuah lekukan kecil yang tembus cahaya ataupun Anda bisa selipkan sebuah pensil disitu, ini menyatakan bahwa areal sekitar pergelangan tangan anda membutuhkan sebuah areal yang bebas dari sentuhan ataupun tekanan.

E. Jaga sirkulasi peredaran darah

Hal ini perlu diperhatikan juga, segala sesuatu penyakit kebanyakan disebabkan karna sirkulasi di dalam tubuh tidak benar, untuk itu haruslah selalu menjaganya dengan minum air yang banyak dan olah raga (badminton, bola basket dan olah raga yang lebih banyak menggerakan pergelangan tangan) tentunya, seperti yang kita ketahui kita banyak nadi utama yang bergerak dari pergelangan tangan sehingga ini menjadi semakin penting.

F .     Jangan pakai Sandaran pergelangan tangan

Menggunakan sandaran untuk pergelangan tangan Anda, apalagi yang keras, sama saja artinya anda memberi tekanan 2x lipat pada carpal tunnel di dalam pergelangan tangan Anda sehingga ini menyebabkan terjadi penyempitan pada bagian pembuluh pembuluh darah maupun syaraf hingga dengan adanya ini malah bisa mempercepat Anda terkena CTS.

G .      Hindari pergerakan tangan yang tidak bebas

Biasanya kursi kursi yang terdapat rest arm-nya memiliki karakteristik untuk mengunci tangan kita, sehingga hal ini menyebabkan kita akan lebih sering menggunakan pergelangan tangan kita untuk menggerakan mouse.

H .     Refleksi

Menggunakan mouse dan PC secara intens memang bukanlah hal yang baik tapi ada baiknya jika kita melatihnya agar anda dapat memberi istirahat untuk tangan sekitar 2 menit untuk melakukan streching untuk tidak menyentuh mouse.

I .     Pemilihan Bentuk mouse

Carilah mouse yang hampir berbentuk datar dan memiliki ukuran yang hampir sama dengan tangan kita seperti mouse dari vendor Whale mouse atau Perfit mouse karena mouse ini lebih memacu kita untuk menggerakan tangan kita daripada pergelangan tangan kita.

J .  Solusi Penggunaan Mouse

Untuk solusi penggunaan mouse sebaiknya kita menggunakan mouse hanya disaat memerlukan saja, atau kiat kembali menggunakan mouse model lama (trackball). Sebenarnya mouse optik tidaklah berbahaya sepanjang mouse tersebut menggunakan sinar LED (light emitting diode). Dan pada umumnya mouse optik di dunia ini menggunakan LED. Bahaya lampu LED yang terlalu terang hanya pada mata yang silau apabila terkena sinar dari LED mouse ini.

Dibawah ini adalah gambar yang mungkin dapat memberi tambahan inovasi agar pengguna semakin nyaman dalam menggunakan mouse tentunya ditambah juga dengan bantalan dibawahnya

Jadilah……………….

Kesimpulan :

Jadi dari seluruh perangkat yang kesemuanya telah dibahas,,,kita dapat mengetahui pentingnya kesehatan dalam menggunakan perangkat computer ,,karena kesehatan mahal harganya . Jadi semakin pintar kita dalam menggunakan perangkat computer , jangan sampai kesehatan kita malah menurun.

IMK dapat mencakup ke berbagai disiplin ilmu atau keberbagai aspek ,,baik itu aspek sains maupun kesosialan ,,apalagi Dalam pekerjaan yang menggunakan computer maupun yang tidak menggunakan computer kita harus mencontoh aspek dalam ilmu perindustrian contohnya ,,,yaitu kita dalam membangun sebuah instansi yang bergerak di bidang industri ,apalagi industry tersebut menghasilkan limbah ,,kita harus mementingkan aspek kesehatan pada lingkungan sekitar, Sama halnya dengan bekerja menggunakn computer, kita harus mementingkan aspek kesehatannya juga.

Baca juga Interaksi Manusia dan Komputer

Sumber :

http://iipirfan.blog.upi.edu

id.wikipedia.org

http://ichwana.blogdetik.com

About these ads

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s