Karikatur Masalah Sosial


Inti berita,

Berita yang belum lama ini kita dengar tentang maraknya para koruptor yang kabur ke luar negeri bahkan jumlahnya sampai berpuluh puluh koruptor. Ironisnya aparat penegak hukum di ranah pemberantasan korupsi – seperti KPK – tak kunjung mampu menangkap para pengempalang uang negara ini, dan kinerjanya terlihat lama/berlarut larut. Fakta ini menunjukkan KPK sebagai lembaga penegak hukum pemegang mandat rakyat tak mampu menunjukkan kinerja yang maksimal. (sumber : http://id.berita.yahoo.com/tahun-ini-sudah-ada-45-koruptor-kabur-ke-043352750.html )

Inti berita,

Indonesia merupakan Negara dengan jumlah perokok terbanyak ke-3 di dunia [Indonesia = 60 juta perokok atau 26% per penduduk (~225 miliar batang per tahun)] tahun 2008. Harusnya dengan adanya berita ini perlu diadakannya program edukasi untuk meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat tanpa rokok (+pelarangan iklan rokok di TV dan radio nasional) yang dilakukan secara terus menerus. (Sumber : http://nusantaranews.wordpress.com/2009/05/31/10-negara-jumlah-perokok-terbesar-di-dunia/ )

Ini sama halnya dengan posisi masyarakat Indonesia yang terserang TBC,” kata Yayi di FK UGM, Jumat (29/5/2009).

Yayi Suryo menambahkan sebagaimana hasil survei dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia ini maka setiap harinya di Indonesia diperkirakan 1.172 orang tewas akibat tembakau khususnya rokok ini.

Dari jumlah itu memang masih didominasi kaum pria yang mencapai 67 persen dan perempuan sekira 5 persen. Namun demikian saat ini telah ada tren peningkatan jumlah remaja terutama kaum putri yang merokok hingga 30 persen.

Sementara itu menurut peneliti lainnya Prof Sunarto, hingga sekarang di kawasan Asia Pasifik, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang belum menerapkan Konvensi soal pemakaian tembakau dalam Framework on Tobaco Control (FCTC) yang telah ditandatangani 160 negara. Padahal dalam konvensi itu diatur secara ketat pemakaian tembakau untuk rokok seperti produksi, iklan dan penggunanya.

“Dalam konvensi itu ketat diatur bagaiamana produksi rokok diturunkan, iklan rokok dihapus, anak-anak dilarang merokok hingga pemakaian kawasan rokok,” kata Sunarto.

http://news.okezone.com/read/2009/05/30/1/224476/setiap-hari-1-000-wni-meninggal-akibat-rokok.html

Dalam kesempatan tadi Sunarto juga mendesak agar pemerintah bisa menerapkan kebijakan yang telah ditempuh oleh beberapa negara dalam iklan rokok. Di sejumlah negara seperti Thailand, pada setiap bungkus rokok selain ditulis bahaya merokok juga disertai gambar korban bahaya merokok sehingga lambat laun akan mengurangi jumlah perokok.

“Dari beberapa survei hal itu juga berpengaruh terhadap tingkat pengguna merokok yang turun jika disertai gambar korban perokok,” tutur Sunarto.

http://news.okezone.com/read/2009/05/30/1/224476/setiap-hari-1-000-wni-meninggal-akibat-rokok

Inti berita,

Kekeringan yang melanda Indonesia pada tahun 2011 ini sangat banyak menyulitkan sebagian masyarakat di Indonesia, sampai sampai ada yang mandi dengan menggunakan air kotor, bahkan ada yang sampai berkelahi gara gara berebut air.

Perairan di bagian selatan Jawa terlihat lebih dingin dibandingkan kawasan perairan sebelah barat benua Australia yang terdapat di sebelah selatan Lautan Hindia. Hal ini menggambarkan bahwa saat ini sedang terjadi aliran massa udara dari perairan selatan Jawa dan nusantara ke arah selatan menuju perairan sebelah barat Australia. Hal ini mengakibatkan adanya penguapan yang lebih tinggi dari biasanya di sebagian besar wilayah sekitar Jawa dan Nusa Tenggara, yang mengakibatkan sumber air yang ada dipermukaan menjadi cepat kering.

Wilayah yang diekspos mengalami kekeringan, wilayah yang oleh berbagai media massa antara Juni-September 2011 dicatat sebagai wilayah yang mengalami kekeringan, antara lain, Kabupaten Garut (33 kecamatan, 1679 ha); Sukabumi, Cirebon (2100 ha puso akibat kekeringan); Majalengka, Bekasi, dan Bogor di Jawa Barat, Cilacap (303 ha sawah); Gunungkidul (15 kecamatan); Temanggung dan sekitar Gunung Merapi (Jawa Tengah); serta Trenggalek, Lumajang, Pacitan, Sumenep, Mojokerto, Lamongan, dan Malang (Jawa Timur). Ada pula Kota Baru dan Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan) serta Maros (Sulawesi Selatan).

Memang akhir akhir ini cuaca tidak bisa diprediksi, tidak hanya Indonesia yang mengalami bencana alam, Negara lain pun banyak yang mengalaminya di tahun 2011 ini mulai dari banjir, dll.

( sumber : http://republika.co.id:8080/koran/24/144788/Kekeringan_dan_Kondisi_Iklim_di_Indonesia )

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s