Interaksi Manusia dan Komputer


Nama              : Bagas Kawarasan (22109159)

Kelas               : 2KB04

Mata Kuliah   : Interaksi Manusia dan Komputer

1 . Jelaskan apa yang mendasari Interaksi Manusia dan Komputer….?

Mekanisme interaksi antara user dengan paket word processing yang banyak digunakan , umumnya berbasis menu dan dikelompokkan untuk merefleksikan fungsi yang dilakukan submenu tersebut  . Misalnya ,pilihan “save” dan “delete “ diklasifiksikan sebagai “operasi file” berada dalam satu kelompok yang sama . Jika user kurang teliti atau tidak sengaja terpilih ‘delete” padahal yang dimaksud adalah “save” ,maka akibatnya bisa terhapus data yang kita miliki,,,,hal ini dapat merugikan user.

Ini bisa terjadi …? Padahal computer digunakan sebagai user friendly dan mudah digunakan , apakah si pembuat tidak memperhitungkan konisi atau kejadian yang akan dialami oleh pemakai..? atau mungkin pembuat sudah terlalu ahli sehingga tidak memperhitungkan kesalahan yang mungkin akan dialami oleh pemakai….

Pembuat harus berpikir bagaimana computer dan perangkat lainnya dapat digunakan oleh user tanpa harus merasa kesulitan ,,, memang tidak mudah merancang sisitem yang konsisten dan handal yang dapat mengantisipasi semua ketidaktelitian user.interface ukan hanya aspek yang dibuat pada saat akhir tapi sebagai satu kesatuan dengan keseluruhan sistem ,desainer tidak hanya memberikan tampilan yang bagus saja namun juga harus dapat mendukung pekerjaan yang dilkukan user dan dibuat untuk menghindari kesalahan kesalahan kecil.

pola pikir desainer imk

Gbr . Pola pikir Desainer IMK

Berdasarkan sejarahnya Interaksi Manusia dan Komputer dapat dijelaskan sebagai berikut :

Ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan sangat tidak praktis. Hal demikian karena waktu itu komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai dikalangan tertentu, misalnya para ilmuwan atau ahli-ahli teknik.

Setelah komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, maka berkembanglah penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagurnkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut akhirnya juga mempengaruhi rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokkan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.

Pada Man-Machine Interaction sudah diterapkan sistem yang “user friendly”. Narnun, sifat user friendly pada MMI ini diartikan secara terbatas. User friendly pada MMI hanya dikaitkan dengan aspek-aspek yang berhubungan dengan estetika atau keindahan tampilan pada layar saja. Sistem tersebut hanya menitik beratkan pada aspek rancangan antarmukanya saja, sedangkan faktor-faktor atau aspek-aspek yang berhubungan dengan pemakai baik secara organisasi atau individu belum diperhatikan [PRE94].

Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkanlah istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.

Pada HCI ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi

Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.

Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.

Kepentingan pemakai sistem harus didahulukan, pemakai tidak bisa diubah secara radikal terhadap sistem yang telah ada, sistem yang dirancang harus cocok dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.

Selanjutnya, dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai pertama kali akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Pemakai harus dapat mengoperasikan seperangkat alat tersebut. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain yang disebutkan di atas dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai.

2 . Disiplin Ilmu apa saja yang terlibat dalam Interaksi Manusia dan Komputer ….?

Pada Interaksi Manusia dan Komputer atau HCI (Human Computer Interaction) ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek atau disiplim ilmu yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi diantaranya adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna computer agar mudah digunakan oleh manusia.

Interaksi adalah komunikasi antara user dengan komputer, dapat secara langsung maupun tidak langsung. Komputer adalah teknologi dari desktop sampai sistem komputer besar, system pengontrolan proses atau sistem embedded.

Jadi pengertian Interaksi Manusia dan Komputer adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka (interface) untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Tujuannya adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Beberapa aspek yang menjadi focus dalam perancangan sebuah antarmuka ialah :

  1. Metodologi dan proses yang digunakan dalam perancangan sebuah antarmuka
  2. Metode implementasi antarmuka
  3. Metode evaluasi dan perbandingan antarmuka
  4. Pengembangan antarmuka baru
  5. Mengembangkan sebuah deskripsi dan prediksi atau teori dari sebuah antarmuka baru

IMK merupakan subyek multi disiplin yang melibatkan berbagai bidang ilmu. Yang terkait dengan IMK :

  • Psikologi dan ilmu kognitif yang memberikan dasar pengetahuan mengenai persepsi user , kognitif, kemampuan memecahkan masalah .
  • Ergonomi yang memberikan dasar pengetahuan mengenai kemampuan / karateristik fisik user.
  • Sosiologi yang membantu pemahaman mengenai konsep interaksi secara luas.
  • Ilmu Komputer dan teknik rekayasa untuk membangun teknologi yang dibutuhkan .
  • Bisnis yang memberikan pengetahuan agar mampu memasarkan hasil.
  • Desain grafis agar mampu untuk menghasilkan presentasi yang efektif mengenai interface .
  • Technical writing agar mampu membuat manual .

……………………………………………………………………………………………………………………………………………

subyek disiplin imk

Gbr.imk merupakan subyek disiplin

3 . Jelaskan kesimpulan Interaksi Manusia dan Komputer berdasarkan kedua soal diatas…?

Jadi kesimpulan yang dapat diambil dari kedua soal diatas adalah bagaimana cara meningkatkan kemampuan komputer agar lebih mempermudah manusia atau user dalam berinteraksi / menggunakan atau yang paling penting adalah membuat bagaimana keinginginan user dapat terpenuhi sesudah memakai komputer tentunya dengan cara yang mudah .Selain itu  dapat disimpulkan apa apa saja yang didapat dari 2 soal diatas yaitu factor penyebab adanya IMK ,tujuan dari IMK apa apa saja yang harus dibutuhkan desainer IMK dll.

Faktor Penyebab adanya pembahasan tentang IMK

  • Pada awal perkembangan computer tahun 1950, masih sangat sulit dioperasikan, tidak praktis, dan waktu eksekusinya sulit diprediksi.
  • Ukurannya sangat besar dan harganya sangat mahal, sehingga jika dibandingkan tenaga buruh saat itu masih jauh lebih murah.
  • Hanya dapat dioperasikan oleh tenaga teknisi spesialis yang sudah terbiasa melakukan pemrograman secara on-line dengan menggunakan kartu plong(punch card).
  • Hanya sedikit yang diketahui tentang bagaimana membuatnya mudah untuk digunakan.

Tujuan Utama IMK

Tujuan utama IMK adalah untuk membuat sistem yang lebih:

  • Berguna(usable)
  • Aman
  • Produktif
  • Efektif
  • Efisien
  • Fungsional

Perancang IMK harus mengerti hal hal dibawah ,yaitu :

  • Membutuhkan pengetahuan tentang Tujuan manusia
  • Kemampuan dan keterbatasan manusia
  • Kemampuan dan keterbatasan komputer
  • Pekerjaan
  • Aspek sosial
  • Aspek Organisasi
  • Lingkungan kerja
  • Interaksi diantara elemen-elemen diatas

Jadi secara singkat dapat disimpulkan paling tidak sedikit dikitnya sebagai desainer computer harus memikirkan seperti bagaimana orang mengendarai kendaraan bermotor ,,,jadi orang tersebut tidak berpikir bagaimana mesin tersebut bekerja tapi dia berpikir untuk mengendarai saja kekanan kiri atau lurus.

Baca juga tulisan interaksi manusia dan komputer lainnya , klik disini

2 thoughts on “Interaksi Manusia dan Komputer

  1. Ping balik: irwansyahwanca

  2. Ping balik: Interaksi Manusia dengan Komputer | NgeBLOG with Hardy

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s