Light Detector Robot ( Project )



Perkembangan teknologi yang berbasi mikrokontroler dan mikroprosesor dalam pembuatan robot dapat dijadikan dasar aplikasi yang lebih kompleks, seperti yang terdapat pada alat-alat industri. Pengaplikasian mikrokontroler dapat memudahkan pekerjaan pada suatu industri, sehingga dapat meminimalis waktu kerja yang dibutuhkan dengan hasil yang maksimal.

Telah dibuatnya alat ini dikarenakan sekarang ini banyak sekali robot-robot yang bergerak menggunakan tracking, remote control. Robot ini adalah robot yang dapat bergerak hanya dengan menggunakan cahaya atau disebut dengan Light Detector Robot. Walaupun sederhana, robot ini sangat menarik perhatian untuk membuatnya.

Light Detector Robot dalam pengaplikasianya sangat berguna bagi dunia industri. Perkembangan Light Detector Robot sensiri dapat melakukan otomatisasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot pada industri, eksplorasi tanpa awak, dan masih banyak lagi dalam pengembangan Light Detector Robot pada dunia Industri.

Komponen yang digunakannya Light Detector Robot sangat sederhana, tapi bagian terpenting dalam menggerakkan robot ini adalah 2 LDR yang jika diberi cahaya dapat bergerak maju, belok kanan, belok kiri, dan diam jika tidak terkena cahaya pada LDR. Dan mikrokontroler yang berisi program bagaimana robot ini dapat bergerak dengan sempurna. Dalam kehidupan sehari – hari memang jarang sekali fungsi dari Light Detector Robot ini, tapi nanti nya mungkin akan ada fungsinya dalam kehidupan kita.

1. Bagian Activator

Bagian ini merupakan bagian yang sangat diperlukan tentunya dalam setiap rangkaian elektronika, bagian ini berfungsi sebagai pengaktif setiap bagian lain baik itu input, proses, maupun output. Komponen yang terdapat pada bagian ini adalah Adaptor (power supply), selain adaptor dalam rangkaian ini kami juga menggunakan IC7805 yang berfungsi sebagai pengatur tegangan keluaran pada kaki 3( IC7805) agar tegangannya stabil saat diberi tegangan 12v pada kaki 1(IC7805), misalnya kita menginginkan 2 buah sumber tegangan 5v dan 12v, kita dapat memberi tegangan 12v dari adaptor ke kaki 1 IC7805 yang telah disambungkan juga ke bagian lain yang membutuhkan sumber 12v (dalam rangkaian ini yang membutuhkan sumber tegangan 12v adalah kaki 8 ICL293D), pada kaki 2 IC7805 disambung ke ground, dan pada kaki 3 disambung kebagian lain yang membutuhkan tegangan 5v .

2. Bagian Input

Bagian ini merupakan bagian yang bisa dibilang berfungsi sebagai penglihat atau mata pada rangkaian, bagian ini sebenarnya bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu bagian media input dan sumber input. Pada bagian media input yaitu komponen Light dependent resistor atau LDR yang berfungsi menerima sumber input (pada rangkaian ini) yang berupa sinar yang langsung diproses menuju ic324,lalu output dari ic 324(sensor 1 dan 2) dialirkan ke kaki port pada bagian proses icATMEL yang akan dibahasp ada bagian proses .Potensiometer pada rangkaian ini berfungsi sebagai pengatur kesensitivitasan LDR.

3. Bagian Proses

Sebenarnya pada setiap bagian yang sudah dijelaskan tadi, semuanya merupakan proses yaitu : Proses pada aktifator terdapat ic7805 sebagai regulator, Pada bagian input terdapat ic324 (komparator) sebagai proses untuk pengiriman data input ke icATMEL dan yang menjadi otak dari semua proses adalah icATMEL ,ic ini akan menerima input dari hasil ic324  untuk nantinya diproses kembali didalamnya (icATMEL) menggunakan bahasa program yang sudah kita flash atau kita masukkan ke dalam icATMEL, lalu hasil dari proses tersebut akan langsung disalurkan ke ic driver motor yaitu ic293d ,apapun kondisi yang diberi dari icATMEL tsb akan diterima oleh ic ini dan ic ini akan mengeluarkan outputnya berupa pergerakan motor yang bergerak menurut perintah icATMEL tsb. Input reset pada pin 9 adalah reset master untukAT89S51. Pulsa transisi dari tinggi selama 2 siklus ke rendahakan mereset mikrokontroler. Oscillator yang disediakan padachip dikemudikan dengan XTAL yang dihubungkan pada pin18 dan pin 19. Diperlukan kapasitor penstabil sebesar 30 pF Besar nilai XTAL sekitar 3 MHz sampai 33 MHz. XTAL1 adalah input ke pembalikan penguat osilator (inverting oscillatoramplifier) dan input ke clock internal pengoperasianrangkaian. Sedangkan XTAL2 adalah output dari pembalikanpenguat osilator.

4. Bagian Output

Blok ouput pada rangkaian Light Detector Robot ini adalah sebuah motor DC beserta driver nya pada IC L293Dsebagai penghubung mikrokontroler dan motor DC. IC inidapat dibagi menjadi dua bagian yang masing-masing mendapat bagian yang berfungsi untuk menggerakkan satubuah motor. Input pada blok ini merupakan output logika dari microcontroller, dimana berupa cahaya yang masuk melalui LDR dan akan mengirimkan dua keadaan pada dua sensor. Motor akan bergerak jika salah satu sensor mendapat tegangan 1 dan sensor lain dapet tegangan 0, jika sensor 1 =sensor 2 maka motor akan tidak jalan. Pada IC L293D terdapat dua VCC yaitu pada pin 7 12 volt dan pada pin 14 dapat tegangan 5 volt yang berfungsi menggerakkan motor dengan dua kondisi, yaitu CW (clockwise/searah jarum jam)dan CCW (counter clockwise/berkebalik arah jarum jam).

Cara Kerja Light Detector Robot

Aktifkan alat dengan menggunakan Batery 12 Volt lalu Pada diagram input rangkaian ini berasal dari sensor 1 dan sensor 2 yang aktif jika terkena cahaya. Setelah sensor aktif maka rangkaian akan bekerja sesuai sensor yang aktif. Semua itu tergantung pada program yang telah dimasukkan ke IC AT89S51. Pada blok diagram, proses pada rangkaian ini yaitu AT89S51 yang telah diisi program dimana AT89S51 bekerja berdasarkan sensor yang aktif. Pembuat CLK berasal dari X-Tal dan dua kapasitor. Apabila X-Tal berdiri sendiri maka berfungsi sebagai pembangkit frekuensi, dan bila X-Tal digabungkan dengan dua kapasitor maka X-Tal berfungsi sebagai pembuat CLK. Dimana terdapat sebuah clock yang menjadi kunci utama dalam rangkaian ini Kunci waktu (clock) merupakan suatu bentuk rangkaian dimana output yang dihasilkan akan mengeluarkan arus tinggi high atau 1 dan arus rendah low atau 0 (nol). Pada diagram blok, outputnya adalah gerakan putaran suatu motor DC, dimana bila sensor 1 terkena cahaya, maka robot akan bergerak maju. Bila sensor 2 terkena cahaya, maka robot akan bergerak mundur. Apabila kedua sensor terkena cahaya, maka robot akan tidak bergerak dan kondisi pada kedua sensor tidak terkena cahaya maka tidak bergerak.

Baca juga semua tulisan di Electronics Project

3 thoughts on “Light Detector Robot ( Project )

  1. Ping balik: Flowchart Light Detector Robot ( LDR ) | SAY CHEESE !

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s